Pelatih Baru Liverpool Mulai Garap Rencana Pramusim 2026
Andoni Iraola resmi memulai tugasnya sebagai pelatih kepala Liverpool. Kedatangannya di AXA Training Centre menandai dimulainya babak baru di Anfield. Sebagian besar pemain dan staf utama dijadwalkan kembali ke Merseyside pada 14 Juli, memberikan waktu sekitar sebulan bagi pelatih asal Spanyol itu untuk mempersiapkan tim sebelum laga Premier League pertama melawan Newcastle (tandang) pada 23 Agustus.

Lantas, seperti apa rencana pramusim Liverpool di bawah arahan Iraola? Berikut gambaran lengkapnya berdasarkan informasi dari sumber internal klub.
Fokus Awal: Asesmen Individu dan Gaya Bermain Agresif
Salah satu langkah pertama setelah perkenalan tatap muka adalah asesmen individu terhadap kondisi fisik setiap pemain. Setelah itu, barulah latihan keras dimulai. Target utamanya adalah membangun gaya bermain front-foot dan agresif — ciri khas yang dibawa Iraola dari Bournemouth.
Iraola akan didampingi oleh dua asisten lamanya, Tommy Elphick dan Shaun Cooper, yang juga pernah bekerja sama dengannya di Bournemouth. Jika pengalaman di klub sebelumnya bisa dijadikan patokan, maka latihan awal akan dipenuhi dengan lari intensif. Iraola dikenal aktif terlibat dalam setiap sesi, bahkan sering menjadi wasit dalam pertandingan mini saat latihan.
Dalam sebuah klip di kanal YouTube Bournemouth (saat ia memakai mikrofon selama latihan di Marbella), ia terdengar berteriak, “Jadilah benar-benar agresif. Biasakan, karena kita akan melakukan ini setiap pekan…” Antusiasme dan semangatnya terlihat jelas. Seorang sumber Bournemouth mengatakan kepada BBC Sport, “Andoni suka memimpin semua sesi dan berada di tengah-tengah, bukan menyerahkannya kepada orang lain.”
Peran Kunci Pablo de la Torre dalam Persiapan Fisik
Pablo de la Torre, yang bergabung sebagai asisten pelatih, telah bekerja dengan Iraola di Siprus, Rayo Vallecano, dan Bournemouth. Ia dipercaya untuk memastikan pemain Liverpool siap secara fisik menghadapi gaya bermain khas Iraola. Dalam wawancara dengan media Spanyol AS, De la Torre menyebut, “Ia (Iraola) sangat cerdas, memimpin dengan memberi contoh, dan memiliki stabilitas emosional yang langka di olahraga yang begitu visceral. Sejak hari pertama, Anda merasa dia berbeda — kemampuannya membaca pertandingan hampir unik. Dia menyaring informasi agar mudah dicerna pemain dan diterapkan setiap pekan.”
Tantangan baru bagi duet ini adalah menyeimbangkan jadwal Premier League dengan pertandingan Liga Champions tengah pekan. “Kuncinya adalah membangun model permainan dan identitas tim di mana pemain benar-benar percaya pada ide pelatih,” tambah De la Torre.
Mengembalikan Gairah Anfield dan Perubahan Gaya Main
Penting bagi Liverpool untuk menghadirkan kembali kegembiraan di Anfield. Pernyataan publik Mohamed Salah yang mengkritik gaya bermain di bawah Arne Slot pada akhir musim lalu menjadi tamparan keras — meskipun bukan satu-satunya penyebab pemecatan Slot. Tepuk tangan dan sorak-sorai di Anfield sudah jarang terdengar, pertanda hilangnya identitas tim.
Rekrutan baru Victor Munoz disebut-sebut sebagai pemain langsung (direct) yang disukai Iraola. Ini mengindikasikan bahwa Liverpool akan lebih berani mengambil risiko untuk membongkar pertahanan rapat lawan (low block). Beberapa pemain lain juga diperkirakan akan datang dan pergi selama bursa transfer. Iraola ingin menilai skuad saat ini dalam beberapa pekan ke depan.
Jadwal dan Ketersediaan Pemain Selama Pramusim
Pemain akademi sudah kembali berlatih, termasuk Josh Abe (15 tahun) yang akan ikut tur pramusim ke Amerika Serikat. Dari delapan pemain Liverpool yang tampil di Piala Dunia, hanya Alexis Mac Allister (Argentina) dan Munoz (Spanyol) yang masih bertahan di turnamen. Artinya, Iraola akan memiliki skuad hampir lengkap untuk sebagian besar pramusim.
Pemain seperti Dominik Szoboszlai, Joe Gomez, Giorgi Mamardashvili, Curtis Jones, Milos Kerkez, Jeremie Frimpong, dan Kostas Tsimikas dijadwalkan kembali pekan depan. Harvey Elliott, setelah masa pinjaman yang mengecewakan di Aston Villa, sudah kembali dan bertemu Iraola pada Selasa lalu.
Kondisi Pemain Cedera dan Pemulihan
Jeremy Jacquet, bek tengah asal Prancis yang direkrut dari Rennes seharga £60 juta, telah bergabung untuk mempercepat adaptasi. Ia menyelesaikan program rehabilitasi cedera bahu dan diperkirakan tampil di pramusim. Virgil van Dijk, Ryan Gravenberch, Cody Gakpo, Florian Wirtz, dan Alexander Isak (gugur di babak 32 besar Piala Dunia) diharapkan bergabung setelah waktu libur sebelum tim berangkat ke AS pada 20 Juli.
Alisson Becker juga akan bergabung kemudian setelah Brasil tersingkir di babak 16 besar. Beberapa pemain yang menjalani rehabilitasi seperti Giovanni Leoni, Conor Bradley, dan Wataru Endo sudah berada di tempat latihan selama musim panas. Hugo Ekitike, yang cedera Achilles, sedang menjalani terapi di Los Angeles dan berencana melapor ke departemen medis Liverpool sebelum musim dimulai.
Prioritas Taktik: Siapa yang Akan Berpasangan dengan Van Dijk?
Salah satu prioritas Iraola adalah menentukan apakah Jacquet atau Leoni siap menjadi starter reguler di samping Virgil van Dijk saat musim dimulai. Liverpool sangat percaya pada potensi Jacquet (20 tahun) dan Leoni (19 tahun), tetapi menjadi pilihan utama di level Premier League adalah tuntutan besar. Debut Leoni di Anfield musim lalu berakhir dengan cedera ACL, dan belum ada tanggal pasti kembalinya, meski ia diperkirakan bisa tampil di pramusim.
Jadwal Pertandingan Pramusim Liverpool 2026
Iraola dijadwalkan menggelar konferensi pers di Chicago pada 21 Juli. Pertandingan persahabatan pertama melawan Sunderland di Nashville (25 Juli), dilanjutkan lawan Wrexham di New York dan Leeds di Chicago. Liverpool akan menutup pramusim dengan dua laga kandang di Anfield: melawan AS Monaco (Ligue 1) dan Como 1907 (Serie A) yang dilatih Cesc Fabregas.
Dengan persiapan yang matang dan gaya bermain baru, penggemar Liverpool berharap pramusim Liverpool 2026 ini menjadi fondasi kebangkitan tim. Apakah Iraola mampu mengembalikan identitas dan kegembiraan ke Anfield? Waktu yang akan membuktikan.