Manchester City mengincar gelandang timnas Maroko, Ayyoub Bouaddi, dan kabarnya sedang dalam pembicaraan lanjutan dengan Lille. Klub asal Premier League itu dilaporkan ingin menuntaskan transfer pemain berusia 18 tahun tersebut pada pekan ini. Langkah ini diambil setelah City sepakat melepas Rodri ke Barcelona dalam waktu dekat.
Selain Bouaddi, City juga belum menyerah untuk memboyong Enzo Fernandez dari Chelsea. Jika dua transfer ini sukses, City akan melengkapi tiga pembelian gelandang mahal setelah kedatangan Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Kombinasi pemain muda ini menjadi sinyal bahwa City tengah merombak lini tengahnya.

Manchester City Incar Ayyoub Bouaddi dengan Harga Selangit
Menurut laporan BBC Sport, negosiasi antara Manchester City dan Lille sudah memasuki tahap lanjut. Lille membandrol Bouaddi dengan nilai mencapai 100 juta euro atau sekitar £85,6 juta. Angka itu menunjukkan betapa tingginya penilaian klub Prancis terhadap gelandang mudanya.
City pun disebut ingin segera menyelesaikan kesepakatan ini, tepatnya sebelum akhir pekan. Upaya ini tak lepas dari rencana besar City di lini tengah setelah kepergian Rodri. Dengan usianya yang masih sangat muda, Bouaddi diproyeksikan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan permainan City.
Bouaddi dikenal sebagai gelandang bertipe deep-lying playmaker yang pandai mengatur ritme dan alur serangan. Perannya itu dinilai bakal melengkapi Elliot Anderson, yang nyaman tampil sebagai box-to-box midfielder maupun gelandang bertahan. Kehadiran keduanya diharapkan memberi dimensi baru bagi permainan City.
Rekam Jejak Bouaddi: Dari Rekor Debut hingga Piala Dunia
Bouaddi mencetak sejarah sebagai pemain termuda yang pernah tampil untuk Lille saat menjalani debut seniornya pada Oktober 2023. Saat itu usianya baru menginjak 16 tahun, tepatnya tiga hari setelah hari ulang tahunnya. Sejak debut tersebut, ia telah bermain 88 kali untuk Lille di berbagai ajang.
Namanya mulai dikenal luas setelah menjadi andalan saat Lille mengalahkan Real Madrid di Liga Champions pada 2024. Ia mendapat sambutan meriah dari suporter di Stade Pierre-Mauroy pada laga yang bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-17. Momen itu menjadi panggung besar yang mengumumkan kehadirannya di pentas Eropa.
Penampilannya terus menanjak, termasuk di Piala Dunia musim panas ini. Bouaddi menjadi starter dalam lima dari enam pertandingan Maroko yang melaju hingga perempat final. Ia juga memecahkan rekor milik Eden Hazard setelah mencatatkan 50 penampilan di Ligue 1 pada usia 18 tahun, sekaligus membantu Lille finis ketiga musim lalu.
Kepergian Rodri ke Barcelona: Pemicu City Bergerak Cepat
Kepergian Rodri ke Barcelona menjadi salah satu alasan City bergerak agresif di bursa transfer. Kapten timnas Spanyol itu dilaporkan akan menyelesaikan kepindahan senilai £65 juta dalam beberapa hari ke depan. Ia disebut bakal menandatangani kontrak berdurasi empat tahun bersama klub Catalan tersebut.
Rodri merupakan pemenang Ballon d’Or 2024 yang telah menjadi pilar utama City sejak bergabung dari Atletico Madrid pada 2019. Saat itu City menebusnya dengan rekor klub sebesar £62,8 juta. Selama tujuh musim yang sarat trofi di City, ia tercatat tampil sebanyak 298 kali.
Musim 2024-25 Rodri banyak terganggu cedera lutut yang serius, dan ia juga sempat bermasalah dengan hamstring. Namun demikian, ia mampu bangkit dan tampil gemilang di Piala Dunia, membawa Spanyol meraih gelar dunia kedua. Ia bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen tersebut.
Enzo Fernandez Masuk Daftar Buruan City
Di tengah upaya mendatangkan Bouaddi, Manchester City ternyata masih memendam minat besar pada Enzo Fernandez. Gelandang asal Argentina itu menjadi target yang tak pernah benar-benar hilang dari radar City. Namun Chelsea justru optimistis Fernandez akan bertahan hingga akhir musim karena tenggat waktu pengajuan tawaran yang mereka tetapkan sendiri sudah lewat.
Kendati demikian, saga transfer ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga batas akhir bursa pada 1 September. Beberapa sumber yang dekat dengan klub menyebut bahwa pihak City masih sangat berminat membawa Fernandez ke skuadnya. Dengan kata lain, peluang kesepakatan tetap terbuka selama jendela transfer belum ditutup.
Jika City berhasil mendapatkan Bouaddi sekaligus Fernandez, lini tengah mereka akan bertransformasi total. Anderson, Bouaddi, dan Fernandez bisa menjadi trio baru yang mengisi masa depan City. Kehadiran mereka juga akan menambah kedalaman skuat di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Apa Artinya bagi Masa Depan Lini Tengah City?
Pergerakan City di bursa transfer menunjukkan arah yang jelas, yakni peremajaan lini tengah. Dengan Rodri yang hengkang, City membutuhkan pengganti yang mampu mengontrol permainan sekaligus menjaga keseimbangan tim. Bouaddi, dengan gaya bermainnya yang tenang dan cerdas, dipandang cocok mengisi peran tersebut.
Sementara itu, ketertarikan pada Fernandez menegaskan ambisi City untuk tetap kompetitif di level tertinggi. Gelandang asal Argentina itu sudah membuktikan kualitasnya baik di Chelsea maupun timnas Argentina. Namun persaingan untuk mendapatkannya tidak akan mudah, mengingat Chelsea pun tak ingin melepasnya.
Kombinasi pengalaman dan talenta muda ini bisa menjadi fondasi yang menarik bagi City. Jika semua rencana berjalan mulus, bukan tidak mungkin City akan tampil lebih segar dan dinamis musim depan. Para suporter tentu berharap manajemen klub bisa menuntaskan negosiasi tepat waktu.
Secara keseluruhan, Manchester City tengah bergerak cepat untuk merekrut Ayyoub Bouaddi dan masih memburu Enzo Fernandez. Bouaddi menjadi prioritas dengan nilai transfer mencapai £85,6 juta, sementara Fernandez masih menjadi target pelengkap. Keduanya akan menjadi bagian dari regenerasi lini tengah City pasca-kepergian Rodri.
Jendela transfer hingga 1 September akan menjadi penentu apakah City berhasil mewujudkan ambisinya. Dengan dana dari penjualan Rodri, City tampaknya siap bersaing di bursa transfer. Kini tinggal menunggu langkah resmi dari semua pihak untuk menuntaskan kesepakatan.