Lima Klub Skotlandia Sepakat Tunda Laga Liga Demi Kompetisi Eropa
Liga Utama Skotlandia (Scottish Premiership) akan mengalami penundaan besar pada akhir pekan 22 Agustus mendatang. Sebanyak lima klub yang berlaga di kompetisi Eropa secara resmi memilih untuk menunda pertandingan liga mereka. Keputusan ini diambil agar para pemain bisa fokus penuh pada babak play-off kualifikasi Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Conference yang akan digelar dalam dua leg.
Penundaan pertandingan Liga Skotlandia ini bukan lagi sekadar kesepakatan bilateral antarklub. Sejak April 2025, aturan baru memberlakukan bahwa klub yang bermain di Eropa berhak menunda laga secara sepihak tanpa harus menunggu persetujuan lawan. Hal ini memberi kelonggaran bagi tim-tim Skotlandia untuk mengatur jadwal padat mereka.

Mengapa Penundaan Ini Terjadi?
Babak play-off kualifikasi untuk tiga kompetisi Eropa akan berlangsung dalam format dua leg (kandang-tandang) yang mengapit akhir pekan 22 Agustus. Artinya, klub-klownya harus bertanding pada pertengahan pekan sebelum dan sesudah tanggal tersebut. Dengan demikian, menjadwalkan laga liga di tengahnya akan sangat membebani fisik pemain.
Tim-tim yang terkena dampak langsung adalah Celtic, Rangers, Hearts, Motherwell, dan Hibernian. Masing-masing berada di fase berbeda dalam kualifikasi Eropa, namun semuanya memiliki potensi besar untuk melaju ke babak play-off.
Situasi Masing-Masing Klub
Celtic dan Rangers: Jaminan Tampil di Play-off
Celtic sebagai juara Premiership musim lalu sudah dipastikan lolos ke babak play-off Liga Champions. Namun, lawan mereka belum diketahui. Musim lalu, Celtic tersingkir di fase yang sama oleh wakil Kazakhstan, Kairat Almaty. Sementara Rangers juga sudah memastikan tempat di play-off, hanya saja belum jelas apakah mereka akan berlaga di Liga Champions atau Liga Europa.
Hearts: Tertinggal Jauh, Masih Berpeluang ke Liga Europa
Hearts saat ini tertinggal agregat 0-4 dari Sturm Graz di babak kualifikasi kedua Liga Champions. Jika tidak berhasil membalikkan keadaan, mereka kemungkinan besar akan turun ke babak kualifikasi ketiga Liga Europa. Di sana, Rangers sudah diundi melawan tim Polandia, Jagiellonia Bialystok. Satu-satunya skenario Hearts bisa menghindari play-off adalah jika mereka justru menang agregat atas Sturm Graz, lalu kalah di babak kualifikasi ketiga Liga Champions. Dalam situasi itu, mereka langsung masuk ke fase liga Liga Europa.
Motherwell dan Hibernian: Masih Berjuang di Conference League
Kedua tim ini berada di tengah-tengah babak kualifikasi kedua Conference League. Laga liga mereka baru akan ditunda jika keduanya berhasil melaju ke play-off. Saat ini, Motherwell unggul agregat 2-0 atas wakil Kepulauan Faroe, HB. Sebaliknya, Hibernian tertinggal 0-2 setelah leg pertama melawan tim Kosovo, Malisheva. Hasil leg kedua akan menentukan apakah mereka ikut dalam gelombang penundaan.
Jadwal Laga Pengganti
Pertandingan yang ditunda akan digelar pada pertengahan pekan, tepatnya pada tanggal 8/9 September atau 15/16 September 2025. Ini memberi ruang bagi klub untuk menjalani laga play-off Eropa tanpa mengganggu kalender liga secara berlebihan.
Daftar Pertandingan Round 3 Premiership (22 Agustus)
Berikut adalah jadwal lengkap laga yang semula dijadwalkan pada 22 Agustus beserta statusnya:
- Dundee United vs Dundee – Tetap berlangsung sesuai jadwal.
- Falkirk vs Heart of Midlothian – Akan ditunda jika Hearts lolos ke play-off.
- Hibernian vs Kilmarnock – Akan ditunda jika Hibs lolos ke play-off Conference League.
- Motherwell vs Aberdeen – Akan ditunda jika Motherwell lolos ke play-off Conference League.
- Rangers vs St Mirren – Ditunda karena Rangers sudah dipastikan ikut play-off (Liga Europa atau Conference League).
- St Johnstone vs Celtic – Ditunda karena Celtic ikut play-off Liga Champions.
Keputusan final untuk pertandingan yang masih bersyarat akan diumumkan setelah hasil leg kedua kualifikasi Eropa diketahui.
Kesimpulan
Penundaan pertandingan Liga Skotlandia ini merupakan langkah strategis yang diambil oleh klub-klub untuk memaksimalkan peluang mereka di kompetisi Eropa. Dengan aturan baru yang lebih fleksibel, manajemen jadwal menjadi lebih mudah meskipun harus mengorbankan akhir pekan kompetisi domestik. Para penggemar perlu memantau perkembangan hasil kualifikasi Eropa untuk mengetahui laga liga mana yang benar-benar batal dan kapan jadwal penggantinya.