Thomas Tuchel Khawatir dengan Krisis Bek Kanan Inggris Jelang Piala Dunia

Thomas Tuchel, pelatih timnas Inggris, mengaku khawatir dengan krisis bek kanan Inggris yang makin parah menjelang babak 32 besar Piala Dunia. Kekhawatiran ini muncul setelah Jarell Quansah menjadi pemain di posisi bek kanan terbaru yang mengalami cedera. Quansah harus ditarik keluar saat Inggris mengalahkan Panama 2-0 di New Jersey, pertandingan yang memastikan posisi puncak Grup L.

Insiden itu terjadi di babak kedua, ketika Quansah terlihat pincang dan langsung menuju lorong untuk mendapatkan perawatan. Cedera ini membuat Tuchel menghadapi dilema besar menjelang laga knockout pertama pada Rabu (17:00 BST) di Atlanta.

Situasi Bek Kanan Inggris yang Kritis

Krisis bek kanan Inggris sebenarnya sudah mulai terlihat sejak fase grup. Beberapa pemain kunci di posisi itu mengalami cedera, sehingga Tuchel harus pintar-pintar mencari solusi. Berikut daftar pemain yang terkena cedera:

  • Reece James — mengalami cedera hamstring dan diragukan tampil pada laga 32 besar.
  • Tino Livramento — dipaksa mundur dari skuad karena masalah betis.
  • Jarell Quansah — terkilir pergelangan kaki saat melawan Panama, masih dalam evaluasi.

Dengan kondisi tersebut, Tuchel hanya memiliki dua opsi utama di posisi bek kanan: Djed Spence dan Ezri Konsa. Namun Konsa selama ini menjadi starter di tiga laga grup sebagai bek tengah, bukan bek kanan.

Pilihan Terbatas untuk Tuchel

Ketika Livramento mundur dari skuad Piala Dunia, Tuchel memilih memanggil bek tengah Trevoh Chalobah sebagai pengganti. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, karena ia tidak memanggil bek kanan spesialis seperti Trent Alexander-Arnold. Hal ini makin menyempitkan opsi di posisi tersebut.

Djed Spence menjadi satu-satunya bek kanan murni yang masih fit. Namun ia belum pernah tampil di Piala Dunia ini, sehingga pengalamannya di laga knockout masih dipertanyakan. Sementara Ezri Konsa bisa dimainkan di posisi bek kanan, tapi itu berarti Inggris harus mengubah susunan lini belakang.

Komentar Tuchel dan Harapan Pemulihan

Usai pertandingan melawan Panama, Tuchel enggan berspekulasi soal tingkat keparahan cedera Quansah. Namun mengingat laga berikutnya hanya empat hari lagi, ketersediaan pemain Bayer Leverkusen itu sangat tidak pasti.

“Cedera klasik pergelangan kaki, dia kesakitan,” kata Tuchel tentang Quansah. “Dia bilang pernah mengalami ini sebelumnya, dan biasanya hanya butuh beberapa hari. Sekarang kakinya diangkat dan dikompres es.”

Tuchel secara terbuka mengakui kekhawatirannya. “Tentu saja saya khawatir dengan krisis bek kanan Inggris — kami mendapat cedera lagi di posisi itu. Akan ada perlombaan ketat bagi Reece James dan Jarell Quansah. Tapi tugas kami adalah mencari solusi, dan kami akan melakukannya.”

Menanti Keputusan Menjelang Laga Knockout

Krisis bek kanan Inggris menjadi ujian terbesar bagi Tuchel sejauh ini. Dengan waktu persiapan yang singkat, ia harus segera menentukan siapa yang akan mengisi pos vital di lini pertahanan. Apakah Djed Spence akan diberikan debut di laga berat? Atau Tuchel akan merombak formasi dengan memainkan Konsa di kanan? Jawabannya akan diketahui saat Inggris turun melawan lawan yang belum ditentukan di babak 32 besar Piala Dunia.

Exit mobile version